Selamat Datang di Web UPT Promosi Kesehatan Sulteng
Header
Mari Tingkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Header
MMD Desa Siaga Sivia Patuju
Header
Cuci Tangan Sebelum Makan
Header

Cuci Tangan Pakai Sabun, Perilaku Sederhana Berdampak Luar Biasa.

February 4th, 2011 | Posted by Promkes in KIE

Pada tanggal 15 Oktober 2010 bertempat di Halaman Belakang Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah,  Ibu Ketua TP PKK Ny. Hj. Kamsiah Paliudju bersama anak – anak sekolah dasar se – Kota Palu mempraktekkan cuci tangan pakai sabun.  Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dr. Anshayari Arsyad, M.Kes menjelaskan dan memperagakan mempraktekkan 13 langkah cuci tangan pakai sabun. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun yang ke-3 yang dirangkaikan dengan Hari Anak.

Mengapa kita perlu memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun ?  Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) terbukti secara ilmiah efektif mencegah diare, ISPA yang telah menjadi penyebab kematian anak di Indonesia dan dunia. Pentingnya perilaku sehat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular seperti diare, ISPA, infeksi cacingan dan Flu Burung, perlu di pahami oleh masyarakat agar dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku CTPS terbukti merupakan cara yang efektif untuk upaya kesehatan preventif. Dalam jangka pendek, upaya preventif melalui CTPS di pandang paling strategis untuk mengurangi kerugian dampak sanitasi buruk, sementara solusi jangka menengah dan jangka panjang terus dilakukan. Untuk itu perilaku CTPS perlu digalakkan untuk menjadi gaya hidup sehari-hari masyarakat di pedesaan maupun perkotaan.

Bukti-bukti telah ditemukan bahwa praktek-praktek menjaga kesehatan dan kebersihan seperti – mencuci tangan sebelum dan sesudah makan/ buang air besar/kecil – dapat mengurangi tingkat infeksi hingga 25 persen. Penelitian lain di Pakistan menemukan bahwa mencuci tangan dengan sabun mengurangi infeksi saluran pernapasan yang berkaitan dengan pnemonia pada anak-anak balita hingga lebih dari 50 persen (http://id.wikipedia.org)

Tahun ini peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun lebih diarahkan pada pentingnya melibatkan anak – anak. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 menemukan 34% kejadian ISPA dan 16% kejadian diare terjadi pada anak usia 1-4 tahun. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian berkesinambungan terhadap upaya pencegahan penyebaran penyakit tersebut terutama terhadap anak-anak.

Semoga melalui peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun, masyarakat terutama anak – anak sadar dan mau untuk melaksanakan dalam kehidupan sehari – hari yang kemudian menjadikan salah satu kebiasaan hidup.  Insya Allah.

(Andi Cerra Fanti, 26 Oktober 2010)

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 You can leave a response, or trackback.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>